Dari Ruang Rapat ke Ruang Usaha: Jejak Entrepreneur Elan Jaelani

by -522 Views
Elan Jaelani, Bendahara Genpro Tasikmalaya berfoto bersama Abu Syauqi pada acara Grand Coaching Master Mentor, 2023.

Di balik kesibukannya sebagai anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Elan Jaelani, SH, menyimpan sisi lain yang tak kalah menarik. Ia bukan hanya seorang legislator, tetapi juga seorang entrepreneur yang aktif mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru di Kota Tasikmalaya.

Perjalanan itu tidak datang tiba-tiba. Sejak lama, Elan meyakini bahwa kemandirian ekonomi masyarakat adalah fondasi penting bagi kemajuan daerah. Keyakinan tersebut membawanya terlibat aktif dalam komunitas kewirausahaan, salah satunya sebagai Bendahara GenPro (Global Entrepreneur Profesional) Kota Tasikmalaya.

Menumbuhkan Semangat Wirausaha

Bagi Elan, menjadi entrepreneur bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi tentang membuka peluang bagi orang lain. Melalui GenPro, ia terlibat dalam upaya menumbuhkan para wirausaha baru, khususnya di kalangan masyarakat lokal.

“Yang kita dorong bukan hanya orang punya usaha, tapi bagaimana usaha itu bisa berkembang dan berkelanjutan,” ujarnya.

Komunitas ini secara aktif memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, mulai dari yang baru merintis hingga yang sudah berjalan. Salah satu fokusnya adalah membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usahanya, baik dari sisi pemasaran, manajemen, hingga jejaring bisnis.

Elan mencontohkan, banyak pelaku usaha yang awalnya memiliki omzet ratusan juta rupiah, kemudian didorong untuk naik kelas hingga mencapai angka miliaran. “Dari Rp500 juta bisa naik ke Rp1 miliar, itu bukan hal yang mustahil jika didampingi dengan benar,” tambahnya.

Membangun Jaringan, Membuka Peluang

Selain pembinaan, kekuatan utama GenPro terletak pada jejaring yang dibangun. Elan menyebut, kolaborasi menjadi kunci dalam mengembangkan usaha di era saat ini.

Melalui komunitas ini, para pelaku usaha difasilitasi untuk terhubung dengan berbagai pihak, mulai dari mitra bisnis, dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, hingga organisasi seperti Kadin. Jejaring ini membuka peluang lebih luas bagi pengembangan usaha, baik dari sisi pasar maupun akses program.

“Kadang yang dibutuhkan pelaku usaha itu bukan hanya modal, tapi akses dan koneksi. Di situlah peran komunitas sangat penting,” jelas Elan.

Menurutnya, sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan organisasi bisnis akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata.

Pemberdayaan Ekonomi dari Akar Rumput

Apa yang dilakukan Elan melalui GenPro sejatinya sejalan dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia melihat bahwa penguatan sektor UMKM adalah jalan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Dengan semakin banyaknya wirausaha baru dan berkembangnya usaha yang sudah ada, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha itu sendiri, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru.

“Kalau UMKM kuat, ekonomi masyarakat juga ikut kuat. Ini yang terus kita dorong,” ungkapnya.

Di tengah perannya sebagai wakil rakyat, kiprah Elan sebagai entrepreneur menjadi warna tersendiri. Ia menunjukkan bahwa kerja-kerja politik dapat berjalan beriringan dengan upaya nyata di lapangan, terutama dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

Dari ruang rapat hingga ruang usaha, langkah Elan Jaelani menjadi cerminan bahwa perubahan bisa dimulai dari banyak sisi—termasuk dari semangat kewirausahaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat. (im)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *